Twitter Uji Coba Batas Kicauan Jadi 280 Karakter

Liputan6.com, Jakarta - Setelah sekian lama, Twitter memutuskan untuk menguji coba batas kicauan yang bisa diunggah oleh pengguna. Seperti yang diketahui, saat ini Twitter membatasi penggunanya untuk menulis sebanyak 140 karakter.

Kabar gembira ini terungkap setelah Product Manager Twitter, Aliza Rosen, mengunggah informasi tersebut di blog resmi Twitter.

Seperti dilaporkan 9to5 Mac, Rabu (27/9/2017), keputusan perusahaan untuk menambah jumlah karakter di Twitter, karena masing-masing pengguna memiliki bahasa yang berbeda, sehingga karakter dan kata yang dituliskan pun akan berbeda jumlahnya.

Rosen menambahkan, bahasa seperti Jepang dan Korea bisa memuat dua kali lipat informasi dalam satu karakter. Seperti disebutkan di atas, fitur ini masih diujicobakan kepada beberapa pengguna saja.

Bahasa tersebut lebih efisien dibanding bahasa lainnya, seperti Inggris, Prancis, dan Jerman yang menimbulkan masalah tersendiri. "Penelitian kami menunjukkan kurangnya batas karakter membuat orang yang berkicau dalam bahasa seadanya," ujar Rosen.

Ia berharap penambahan batas karakter ini dapat memudahkan pengguna untuk berkicau sesuatu karena Twitter mengedepankan prinsip singkat dan jelas.

CEO Twitter, Jack Dorsey juga menyuarakan rasa gembiranya terhadap penambahan batas kicauan di Twitter. Menurutnya, perubahan kecil ini adalah langkah besar dan mengapresiasi timnya dalam menyelesaikan masalah di Twitter.

(Theofilus Ifan Sucipto/Ysl)

(Average rating 0 on 0 rating)